
Laksanakan Tiga Pelatihan Teknis, BPSDM Kaltim Perkuat Kompetensi ASN Hadapi Tantangan Pelayanan Publik Modern
Samarinda-Upaya memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik terus dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur melalui penyelenggaraan Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis, Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), dan Pelatihan Pelayanan Publik Berbasis IT yang dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Kaltim Dra Nina Dewi, M.AP bertempat di Aula Utama I BPSDM Kaltim. Senin (8/6/26).
Dalam arahannya, Nina Dewi menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan investasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang unggul dan berkelanjutan. Menurutnya, aparatur sipil negara dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri seiring perkembangan teknologi informasi, perubahan lingkungan strategis, serta meningkatnya harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah.
Kepala BPSDM menjelaskan bahwa ketiga pelatihan yang diselenggarakan secara bersamaan tersebut memiliki keterkaitan yang sangat erat dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada pelayanan. Pengelolaan arsip yang baik tidak hanya berfungsi sebagai penyimpanan dokumen, tetapi juga menjadi sumber informasi, bukti akuntabilitas, serta memori organisasi yang mendukung pengambilan keputusan dan perlindungan hak negara maupun masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Nina Dewi juga menyampaikan apresiasi atas capaian BPSDM Kaltim yang berhasil memperoleh Akreditasi A sebagai lembaga penyelenggara Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pelatihan sekaligus amanah untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu layanan pengembangan kompetensi ASN.
Terkait pelatihan penyusunan SOP, Nina Dewi menekankan pentingnya keberadaan SOP sebagai instrumen yang mampu menciptakan proses kerja yang jelas, terukur, efektif, dan konsisten. Sementara itu, pelatihan pelayanan publik berbasis IT dinilai sangat relevan dalam mendukung transformasi digital pemerintahan guna menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan responsif.
Kepala BPSDM Kaltim berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya, aktif berdiskusi dengan narasumber, serta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di unit kerja masing-masing, juga mengajak peserta menjadi agen perubahan melalui penerapan tata kelola arsip yang baik, penyusunan SOP yang implementatif, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Sebelumnya, panitia penyelenggara yang disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Roslindawaty melaporkan bahwa ketiga pelatihan tersebut dilaksanakan pada 8–11 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi ASN dalam penyusunan SOP, pengelolaan arsip dinamis, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik di perangkat daerah masing-masing.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat administrator, Widyaiswara, analis pengembangan kompetensi, narasumber, serta peserta pelatihan dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. (/mul)
Foto: Andi/BPSDM Kaltim


