
Tingkatkan Kualitas Perencanaan dan Pengelolaan SDM, BPSDM Kaltim Gelar Pelatihan PPRG dan Anjab ABK
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur membuka Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) serta Pelatihan Penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Senin (10/8/26).
Kegiatan dibuka oleh Kepala BPSDM Kaltim yang dalam kesempatan tersebut diwakili Sekretaris BPSDM Kaltim Rina Kusharyanti.
Dalam sambutannya, Rina menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi ASN merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. ASN tidak hanya dituntut mampu melaksanakan tugas administratif, tetapi juga harus mampu menganalisis kebutuhan, menyusun perencanaan secara tepat, mengelola sumber daya secara efektif, serta menghasilkan kebijakan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kedua pelatihan tersebut memiliki keterkaitan strategis dalam memperkuat kualitas perencanaan pemerintahan. PPRG diarahkan untuk memastikan proses perencanaan dan penganggaran mampu mengidentifikasi kebutuhan yang berbeda antara laki-laki dan perempuan serta kelompok masyarakat lainnya, sehingga kebijakan dan program dapat memberikan manfaat secara adil dan setara.
Sementara itu, pelatihan Anjab dan ABK menjadi instrumen penting dalam memastikan organisasi memiliki struktur dan kebutuhan sumber daya manusia yang sesuai dengan tugas, fungsi, serta beban pekerjaan. Anjab membantu mengidentifikasi tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang, hasil kerja, kompetensi dan persyaratan jabatan, sedangkan ABK digunakan untuk mengukur kebutuhan pegawai berdasarkan volume pekerjaan, norma waktu dan beban kerja.
Dalam laporan panitia yang disampaikan Analis Pengembangan Kompetensi Ahli Muda BPSDM Kaltim Indri Widayanti, disebutkan bahwa pelaksanaan kedua pelatihan merupakan bagian dari pengembangan kompetensi ASN, khususnya dalam mendukung kualitas perencanaan pembangunan, penganggaran serta pengelolaan sumber daya aparatur.
Pelatihan PPRG diikuti sebanyak 30 peserta, sedangkan Pelatihan Penyusunan Anjab dan ABK diikuti 40 peserta. Keduanya dilaksanakan secara tatap muka di Kampus BPSDM Provinsi Kaltim selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Agustus 2026.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan, sekaligus meningkatkan kompetensi dalam melakukan analisis jabatan dan beban kerja sebagai dasar penataan kelembagaan serta kebutuhan sumber daya manusia aparatur.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan DP3A Provinsi Kaltim Fachmi Rozano, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) BPSDM Kaltim Apriyana Rachmawaty, Widyaiswara Ahli Muda Dr. Hernawaty, serta Analis Pengembangan Kompetensi Tajuddin Noor. (/mul)
Foto: Ifan/BPSDM


