
Sharing Session Episode 117 Bahas Peluang Voicepreneur bagi ASN
Kemampuan komunikasi berbasis suara kini menjadi salah satu kompetensi yang relevan bagi aparatur sipil negara (ASN) di era transformasi digital. Menjawab kebutuhan tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Sharing Session Episode 117 bertema "Voicepreneur ASN: Dari Suara Pelayanan Publik Menjadi Peluang Ekonomi Kreatif". Selasa (21/7/26).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti peserta dari berbagai instansi pemerintah di Kalimantan Timur maupun sejumlah daerah di Indonesia.
Sharing Session menghadirkan Voice Over Talent dan Content Creator Nadia Lestari sebagai narasumber, dengan Widyaiswara BPSDM Kaltim Badi’ Zulfa Nihayati, S.Psi., M.AP sebagai moderator. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan komunikasi berbasis suara dalam mendukung penyampaian informasi publik yang efektif, sekaligus melihat potensi voice over sebagai peluang pengembangan kompetensi dan ekonomi kreatif bagi ASN.
Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, mengatakan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, ASN tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi yang benar, tetapi juga menghadirkan komunikasi yang mudah dipahami, menarik, inklusif, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat.
"Melalui Sharing Session ini, kami berharap peserta memperoleh kompetensi baru yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus membuka peluang pengembangan diri di sektor ekonomi kreatif secara profesional dan tetap menjunjung tinggi integritas sebagai aparatur sipil negara," ujar Nina Dewi.
Kepala BPSDM menambahkan, kemajuan teknologi kecerdasan artifisial (AI) menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Oleh karena itu, ASN perlu memanfaatkan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, dan beretika. Di tengah berkembangnya teknologi sintesis maupun kloning suara, kualitas suara manusia tetap memiliki nilai yang tidak tergantikan karena mengandung empati, konteks, dan tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Melalui pengembangan Kaltim Corporate University, BPSDM Kaltim terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan birokrasi masa kini dan masa depan. Sharing Session menjadi salah satu wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kompetensi ASN agar mampu menghasilkan konten pemerintah yang lebih komunikatif, kredibel, humanis, serta semakin dekat dengan masyarakat. (/mul)

