
PKA Angkatan XIII Ditutup, Dorong Pemimpin Administrator Jadi Penggerak Perubahan
Samarinda-Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XIII di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi ditutup, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim ini diikuti 37 pejabat administrator dari 22 perangkat daerah.
Penutupan ditandai dengan sambutan sekaligus arahan dari Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim yang diwakili Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Kaltim, Muhaimin, S.T., M.T. Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin menegaskan bahwa berakhirnya PKA bukan menjadi akhir proses pembelajaran, melainkan awal bagi peserta untuk membuktikan kapasitas kepemimpinannya di lingkungan kerja.
“Kelulusan dari PKA bukan akhir dari pembelajaran. Justru ini adalah awal dari pembuktian kepemimpinan Saudara di tempat kerja. Saudara harus hadir sebagai penggerak perubahan.”
Muhaimin menyampaikan, pejabat administrator harus mampu membaca persoalan, menggerakkan sumber daya, membangun kolaborasi dan mengambil keputusan yang solutif. Hal tersebut semakin penting seiring tantangan pembangunan Kaltim, khususnya dalam ketahanan energi, ketahanan pangan, pembangunan IKN, transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan.
“Saudara tidak cukup hanya menjadi pejabat yang mampu melaksanakan tugas. Saudara harus menjadi pemimpin yang mampu membaca persoalan, menggerakkan sumber daya, membangun kolaborasi, dan menghadirkan solusi.”Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kaltim, Dra. Nina Dewi, M.AP., dalam laporan penyelenggara menyampaikan bahwa PKA Angkatan XIII dilaksanakan dengan metode blended learning sejak 1 April hingga 20 Agustus 2026, dengan total 908 jam pelatihan atau setara 113 hari. PKA mengangkat tema “Ketahanan Energi dan Penguatan Ketahanan Pangan dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan.”
Dari 37 peserta, sebanyak 35 orang dinyatakan lulus, terdiri atas 34 peserta berpredikat Memuaskan dan satu peserta berpredikat Cukup Memuaskan. Sementara dua peserta ditunda kelulusannya untuk menjalani remedial selama 14 hari kerja.
Adapun lima peserta terbaik PKA Angkatan XIII yaitu: Peringkat I Agus Taswanto, S.T., M.Ling. dari BAPPEDA Prov. Kaltim dengan aksi perubahan SINAR LENTERA; Peringkat II Robby Irawan, S.E. dari Dinas Sosial Prov. Kaltim UPTD PRSTSHM dengan SELARAS; Peringkat III Muhammad Hamsani, S.T., M.Si. dari Biro Kesra Setda Prov. Kaltim dengan KAWAL HIBAH KALTIM; Peringkat IV Siti Khotijah, S.E., M.Si. dari Dinas Tenaga Kerja Prov. Kaltim dengan SIPATUH NAKER; serta Peringkat V dr. Fatwa Fitriono Islam, Sp.OT. dari RSUD Dr. Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan dengan MANUTUNG.
Turut hadir para pimpinan perangkat daerah di lingkup Pemprov Kaltim selaku mentor peserta, jajaran pejabat administrator, para Widyaiswara, Analis Pengembangan Kompetensi BPSDM Prov. Kaltim, serta panitia pelaksana.
Penutupan PKA Angkatan XIII menjadi momentum untuk memastikan aksi perubahan yang telah dirancang peserta tidak berhenti setelah pelatihan berakhir, tetapi terus diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat. (/mul)


