
PKA Angkatan 13 Tahun 2026 Dibuka, Kepala BPSDM Kaltim Tekankan Inovasi dan Dampak Nyata
Samarinda- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 13 Tahun 2026, Rabu (5/5/26). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP secar



Samarinda-Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 13 Tahun 2026, Rabu (5/5/26). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP secara daring.
Dalam sambutannya, Nina Dewi menegaskan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Administrator merupakan momentum strategis dalam membentuk pejabat administrator yang tidak hanya kompeten secara manajerial, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan nyata di lingkungan kerja.
“Melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator ini, Pemerintah tidak hanya mengharapkan output berupa aksi perubahan, tetapi juga terbentuknya kompetensi manajerial yang kuat, termasuk kemampuan membangun dan menjaga ekosistem kerja yang baik dan nyaman bagi semua,” ujarnya.
Kepala BPSDM juga menekankan bahwa pelatihan ini harus dimaknai lebih dari sekadar kewajiban administratif, melainkan sebagai ruang pembelajaran untuk melahirkan pemimpin yang adaptif dan inovatif.
“Saya berharap para peserta tidak menjadikan pelatihan ini sebagai formalitas semata, tetapi benar-benar mampu mengimplementasikan inovasi melalui aksi perubahan yang berdampak dan berkelanjutan di instansi masing-masing,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nina Dewi menyampaikan bahwa kompetensi yang dibangun dalam PKA mencakup kemampuan kepemimpinan kinerja yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta profesionalisme aparatur.
Nina Dewi juga memberikan pesan khusus kepada peserta agar menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh dan terus berinovasi.
“Selesaikan pelatihan ini dengan baik, jangan hanya berada di zona nyaman. Teruslah berinovasi agar kualitas output yang dihasilkan benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi organisasi,” pesannya.
Sebelumnya, laporan penyelenggara disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) BPSDM Kaltim, Apriyana Rachmawaty, S.Psi., M.AP. menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi peserta dalam memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator.
PKA Angkatan 13 diikuti oleh 37 peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning selama 113 hari atau setara 908 jam pelajaran, yang mencakup pembelajaran mandiri, e-learning, klasikal, hingga aktualisasi di tempat kerja.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran BKD Provinsi Kalimantan Timur, Analis Pengembangan Kompetensi Endang Reny Wahyuti, serta panitia pelaksana dari BPSDM Provinsi Kalimantan Timur.
Melalui pelatihan ini, BPSDM Kaltim terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berdaya saing. (/mul)
Foto: Andi/BPSDM


