
Bimtek Periset dan Pelatihan Dasar GIS, Tingkatkan Kulitas Riset dan Pengelolaan Lingkungan
Samarinda- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Periset serta Pelatihan Dasar Geographic Information System (GIS) bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota



Samarinda-Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Periset serta Pelatihan Dasar Geographic Information System (GIS) bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, Selasa (5/5/26).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang riset dan pengelolaan lingkungan berbasis teknologi.
“Riset dan inovasi harus mampu menjawab permasalahan daerah, memberikan solusi yang aplikatif, serta menjadi dasar dalam perumusan kebijakan yang berbasis eviden,” ujar Nina Dewi.
Beliau juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi geospasial seperti GIS menjadi kebutuhan mendesak di tengah kompleksitas permasalahan lingkungan saat ini.
“GIS mampu mendukung proses perencanaan, pemantauan, hingga pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berbasis bukti,” tambahnya.
Lebih lanjut, Nina berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan mengajak seluruh peserta untuk aktif mengikuti pelatihan dan memanfaatkan kesempatan belajar dari para narasumber.
Sementara itu, laporan penyelenggara disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) BPSDM Kaltim, Apriyana Rachmawaty, S.Psi., M.AP. Dalam laporannya disebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam bidang riset, inovasi, serta pengelolaan lingkungan hidup berbasis data spasial.
Apriyana menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari jabatan fungsional periset serta aparatur pengawas dan pengelola lingkungan hidup dari provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.
“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam menjamin kualitas proses dan luaran riset serta meningkatkan kemampuan teknis pemanfaatan GIS untuk mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang lebih efektif,” ungkapnya.
Kegioatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Mei 2026, bertempat di Kantor BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BPSDM Kaltim berharap terbangun sinergi antara penguatan kapasitas periset dan peningkatan kompetensi teknis aparatur, guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (/mul)
Foto: Andi/BPSDM


