
Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Siapkan ASN Kaltim Hadapi Tantangan Pembangunan
Penguatan karakter dan wawasan kebangsaan aparatur menjadi salah satu fokus pengembangan kompetensi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Untuk itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diikuti 40 peserta jenjang Pratama dari berbagai perangkat daerah. Kegiatan berlangsung secara hibrid di Aula BPSDM Provinsi Kalimantan Timur mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Pelatihan ini merupakan implementasi kebijakan pengembangan kompetensi ASN sekaligus upaya memperkuat internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen BPSDM Provinsi Kalimantan Timur sebagai lembaga yang telah terakreditasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk menyelenggarakan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi negara, dasar negara, dan pandangan hidup bangsa. Selain itu, pelatihan diharapkan mampu membangun karakter ASN yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki komitmen dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila pada pelaksanaan tugas pemerintahan, pelayanan publik, dan kehidupan bermasyarakat.
"Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila ini merupakan bagian dari komitmen BPSDM Provinsi Kalimantan Timur dalam mengembangkan kompetensi ASN, tidak hanya dari aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga penguatan karakter serta internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik," ujar Nina Dewi.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Arih Frananta Filifus Sembiring, S.IP., M.E. Dalam sambutan yang dibacakannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengapresiasi BPSDM Kaltim atas penyelenggaraan pelatihan yang dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya aparatur yang tidak hanya unggul secara kompetensi teknis, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
A.F.F. Sembiring menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat persatuan bangsa.
"Di tengah peran strategis Kalimantan Timur sebagai penyangga sekaligus lokasi Ibu Kota Nusantara, ASN dituntut tidak hanya memiliki kompetensi yang unggul, tetapi juga karakter kebangsaan yang kuat agar mampu menjadi agen perubahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan semakin memperkuat pemahaman dan penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila, memperluas wawasan kebangsaan, serta mampu mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing.
Pembukaan pelatihan turut dihadiri secara daring oleh Direktur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan BPIP RI Toto Purbiyanto, S.Kom., M.Ti., yang mewakili Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP RI. Hadir pula Maheswara BPIP dari BPSDM Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Deny Syahroni dan Viko Januardhy, serta para Pejabat Administrator, Widyaiswara, dan Analis Pengembangan Kompetensi BPSDM Provinsi Kalimantan Timur.(/mul)
Foto: Andi/BPSDM


