
Pastikan Efektivitas Orientasi PPPK, BPSDM Kaltim Sesuaikan Kurikulum Berbasis Daring
Samarinda- Dalam rangka memastikan efektivitas pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berbasis daring, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat penyesuaian kurikulum pada Rabu (14/1/26) di Ruang Maro





Samarinda-Dalam rangka memastikan efektivitas pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berbasis daring, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat penyesuaian kurikulum pada Rabu (14/1/26) di Ruang Maron BPSDM Kaltim. Penyesuaian ini dilakukan menyusul perubahan metode orientasi dari tatap muka menjadi pembelajaran daring.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, yang menegaskan bahwa penyesuaian kurikulum merupakan langkah strategis agar pelaksanaan orientasi PPPK tetap berjalan optimal meskipun dilaksanakan secara daring. Ia menekankan bahwa substansi materi, metode pembelajaran, serta capaian kompetensi harus tetap terjaga sesuai dengan standar pengembangan ASN.
“Kurikulum harus disusun secara adaptif dan terstruktur agar orientasi PPPK berbasis daring tetap efektif dalam membangun pemahaman nilai dasar ASN, tugas, dan peran sebagai aparatur pemerintahan,” ujarnya.
Rapat tersebut dihadiri oleh Widyaiswara Ahli Utama Dr. Moh. Jauhar Efendi selaku Koordinator Widyaiswara, bersama Widyaiswara Dr. Hernawaty, M. Deny Syahroni, dan Surmiati. Turut hadir Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan (SKPK) Siti Djaitun, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) Apriyana Rachmawaty, serta Analis Pengembangan Kompetensi Endang Reny, Titik Dwi Lestari, Dima R.A., Herlina Sari, dan Ramadhan, bersama para pelaksana terkait di lingkungan BPSDM Kaltim.
Melalui rapat ini, diharapkan kurikulum Orientasi PPPK berbasis daring yang disusun mampu menjawab tantangan pembelajaran jarak jauh sekaligus mendukung peningkatan profesionalisme ASN di Provinsi Kalimantan Timur.


