
Workshop Komunikasi Digital Pemprov Kaltim, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Samarinda- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Workshop Komunikasi Pemprov Kaltim di Media Digital yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Rabu (14/1/26). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas produksi konten visual serta menyelaraskan strategi komunikasi dig




Samarinda-Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Workshop Komunikasi Pemprov Kaltim di Media Digital yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Rabu (14/1/26). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas produksi konten visual serta menyelaraskan strategi komunikasi digital, khususnya dalam pengelolaan konten foto dan video di lingkungan Pemprov Kaltim.
Workshop difokuskan pada penyusunan strategi komunikasi digital, pembuatan konten kreatif, hingga tata kelola distribusi informasi agar lebih relevan, konsisten, dan adaptif dengan perkembangan era digital. Kegiatan dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diisi oleh pemateri Rizki Kurniawan dan Abdul Aziz. Sesi kedua dilanjutkan dengan arahan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni serta paparan lanjutan dari Praktisi Komunikasi Politik Irfan Wahid atau Gus Ipang, yang diikuti oleh PPID Pelaksana instansi, dinas, badan, dan biro di lingkungan Pemprov Kaltim.
Sekda Sri Wahyuni menegaskan bahwa PPID memiliki peran strategis dalam mengelola informasi publik, tidak hanya sebatas dokumentasi, tetapi juga membangun komunikasi yang baik, responsif, dan tepat sasaran. Menurutnya, tuntutan zaman menuntut PPID untuk semakin adaptif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Sementara itu, Gus Ipang menekankan pentingnya komunikasi publik yang terstruktur dan hati-hati di era digital, mengingat setiap OPD merupakan etalase pemerintah di mata publik.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur Dra. Nina Dewi, M.AP, didampingi Sekretaris BPSDM Rina Kusharyanti, serta Staf PPID Pelaksana BPSDM Kaltim Fandik Wijaya. Kehadiran tersebut menjadi bentuk komitmen BPSDM Kaltim dalam mendukung penguatan komunikasi publik dan pengelolaan informasi yang profesional.


