
Menyiapkan Guru Adaptif, BPSDM Kaltim Gelar Bimtek Kompetensi Digital
Samarinda- Perubahan teknologi yang kian pesat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Merespons hal tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Sejarah di Era Digital serta B



Samarinda-Perubahan teknologi yang kian pesat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Merespons hal tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Sejarah di Era Digital serta Bimbingan Teknis Digital Preneur bagi Guru SMK, bertempat di “Kampus Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” BPSDM Kalti CorpU, Senin (26/1/26).
Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia unggul merupakan prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sejalan dengan visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas dan peran strategis Kalimantan Timur sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara.
“Transformasi digital tidak hanya mengubah teknologi, tetapi juga mengubah cara berpikir, cara belajar, dan cara mengajar. Oleh karena itu, guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berdampak bagi peserta didik,” ujar Nina Dewi.
Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran sentral dalam membentuk generasi yang berkarakter, adaptif, dan berdaya saing. Bagi guru sejarah, pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menyajikan pembelajaran yang kontekstual dan menarik, sekaligus menanamkan nilai kebangsaan. Sementara bagi guru SMK, penguasaan kompetensi digital preneur menjadi bekal penting dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja maupun siap berwirausaha.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) BPSDM Kaltim, Apriyana Rachmawaty, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan bimtek ini diikuti oleh 80 orang guru dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Bimtek dilaksanakan selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Januari 2026, dengan metode pembelajaran berupa paparan materi, diskusi interaktif, praktik, dan studi kasus.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang dalam kerangka Kalimantan Timur Corporate University sehingga hasil pembelajaran diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata di satuan pendidikan dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri para Pejabat Administrator dan Widyaiswara di lingkungan BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, narasumber, serta panitia penyelenggara. Melalui kegiatan ini, BPSDM Kaltim menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital pendidikan dan peningkatan profesionalisme guru di Kalimantan Timur.


