
BPSDM Kaltim Gelar Pelatihan Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana
Samarinda-Peningkatan kompetensi aparatur di bidang pengelolaan aset daerah dan penanggulangan bencana menjadi fokus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur melalui pembukaan Pelatihan Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang berlangsung di “Kampus Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” BPSDM Kaltim, Senin (13/7/26).
Sambutan Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur dalam kesemmpatan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis, Roslindawaty S.H., M.Si. yang menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN merupakan investasi strategis untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, tantangan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks menuntut setiap ASN untuk terus meningkatkan kapasitas, pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sesuai dengan bidang tugasnya.
Kepala Bidang PKT menjelaskan, Pelatihan Pengelolaan Barang Milik Daerah bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam mengelola aset pemerintah secara tertib administrasi, tertib hukum, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, Pelatihan Dasar Manajemen Bencana diselenggarakan untuk memperkuat pemahaman ASN mengenai penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.
Roslindawaty juga menyampaikan bahwa BPSDM Kaltim telah memperoleh akreditasi untuk menyelenggarakan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana. Kepercayaan tersebut telah diwujudkan melalui berbagai penyelenggaraan pelatihan yang tidak hanya diikuti ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, tetapi juga memfasilitasi pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur dalam meningkatkan kapasitas aparatur di bidang penanggulangan bencana.
Sementara itu, laporan penyelenggara disampaikan oleh Analis Pengembangan Kompetensi Ahli Muda, Indri Widayanti menjelaskan bahwa kedua pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi ASN berdasarkan hasil analisis kebutuhan pengembangan kompetensi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Indri menuturkan, Pelatihan Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana masing-masing diikuti oleh 30 peserta dan dilaksanakan pada 13–16 Juli 2026. Pelatihan Pengelolaan Barang Milik Daerah memiliki beban belajar 34 Jam Pelajaran (JP), sedangkan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana berlangsung selama 38 JP. Proses pembelajaran dilaksanakan secara klasikal melalui ceramah, diskusi, studi kasus, simulasi, dan praktik dengan narasumber dari BPKAD Provinsi Kalimantan Timur, BPBD Provinsi Kalimantan Timur, BPBD Kota Samarinda, Penyuluh Antikorupsi Provinsi Kalimantan Timur, serta Widyaiswara BPSDM Provinsi Kalimantan Timur.
Melalui penyelenggaraan kedua pelatihan ini, BPSDM Kaltim berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, mewujudkan pengelolaan aset daerah yang semakin akuntabel, serta memperkuat kesiapsiagaan aparatur dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kalimantan Timur. (/mul)


