
Pelatihan GIS dan Bimtek Retensi Arsip, Perkuat Kompetensi ASN di Era Digital
Pemanfaatan teknologi geospasial dan pengelolaan arsip yang tertib menjadi dua kompetensi penting yang terus diperkuat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Timur. Untuk mendukung hal tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Pelatihan Dasar Geographic Information System (GIS) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Jadwal Retensi Arsip yang dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP., di “Kampus Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” BPSDM Kaltim, Selasa (14/7/26).
Dalam sambutannya, Nina Dewi menegaskan bahwa peningkatan kompetensi ASN merupakan investasi strategis untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi serta tuntutan tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel mengharuskan setiap ASN terus meningkatkan kapasitas sesuai bidang tugasnya.
"Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga mampu diimplementasikan secara nyata di unit kerja masing-masing sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Nina Dewi menjelaskan, Pelatihan Dasar GIS memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemampuan ASN memanfaatkan data spasial secara akurat guna mendukung proses perencanaan, monitoring, evaluasi, serta pengambilan keputusan berbasis data, khususnya pada sektor pengelolaan sumber daya alam. Sementara itu, Bimbingan Teknis Implementasi Jadwal Retensi Arsip menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan sebagai bagian dari akuntabilitas, transparansi, dan pelayanan publik yang berkualitas.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Apriyana Rachmawaty S.Psi., M.AP selaku penyelenggara melaporkan bahwa kegiatan dilaksanakan secara klasikal selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Juli 2026 di Kampus BPSDM Kaltim. Pelatihan Dasar GIS diikuti 40 peserta yang berasal dari jabatan fungsional dan pelaksana teknis pada Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan. Adapun Bimbingan Teknis Implementasi Jadwal Retensi Arsip diikuti 40 peserta yang berasal dari Jabatan Fungsional Arsiparis dan Pengelola Arsip di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Apriyana menambahkan, Pelatihan Dasar GIS bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ASN dalam penggunaan aplikasi GIS serta pengelolaan data spasial untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan. Sementara Bimtek Implementasi Jadwal Retensi Arsip ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi arsiparis serta pengelola arsip dalam menerapkan Jadwal Retensi Arsip (JRA) sesuai ketentuan yang berlaku sehingga terwujud pengelolaan arsip yang tertib, efektif, dan akuntabel.
Materi pembelajaran disampaikan oleh narasumber dari BKD Provinsi Kalimantan Timur, Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, serta Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (PSLH-SDA) Universitas Mulawarman.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur Ir. Lisa Hasliana, M.Si., Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan ASN Reny Musta, S.Pd., M.Pd., Sekretaris BPSDM Provinsi Kalimantan Timur Rina Kusharyanti, Analis Pengembangan Kompetensi Tajuddin Noor dan Endang Reny Wahyuti, serta para narasumber dan peserta pelatihan dari perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim. (/mul)
Foto: Andi/BPSDM


