
Kaltim CorpU Webinar Series, Angkat Tema <i>Anticipatory Government</i>
Samarinda- “Perkembangan teknologi menuntut pemerintah tidak hanya responsif, tetapi juga mampu mengantisipasi perubahan,” demikian disampaikan Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, saat membuka Kaltim CorpU Webinar Series dengan tema “Anticipatory Governm




Samarinda-“Perkembangan teknologi menuntut pemerintah tidak hanya responsif, tetapi juga mampu mengantisipasi perubahan,” demikian disampaikan Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, saat membuka Kaltim CorpU Webinar Series dengan tema “Anticipatory Government: Transformasi Digital Menuju Pemerintahan Masa Depan”. Rabu (15/04/26).
Kegiatan yang digelar oleh BPSDM Kaltim ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Bambang Irawan, S.Sos., M.Si., Guru Besar Universitas Mulawarman, serta dimoderatori oleh Dr. Drs. Moh. Jauhar Efendi, M.Si., CH.Ps., Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Kalimantan Timur. Webinar diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari aparatur sipil negara, akademisi, hingga masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Kaltim menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan. Revolusi Industri 4.0, yang ditandai dengan kemajuan kecerdasan buatan, big data, Internet of Things, dan komputasi awan, menuntut pemerintah untuk beradaptasi secara cepat dan menyeluruh.
Nina Dewi juga menyoroti pentingnya konsep anticipatory government, yakni kemampuan pemerintah untuk tidak hanya responsif, tetapi juga proaktif dalam membaca tren, memprediksi risiko, serta merumuskan kebijakan berbasis data dan bukti. Menurut beliau, transformasi digital menjadi pilar utama dalam mewujudkan hal tersebut, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga perubahan paradigma dalam pelayanan publik, transparansi, dan akuntabilitas.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pemerintah Indonesia telah mendorong berbagai inisiatif, seperti pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan integrasi layanan digital. Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kesenjangan infrastruktur, keterbatasan SDM, serta isu keamanan data.
Melalui webinar ini, Kepala BPSDM Kaltim berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan para pemangku kepentingan dalam menghadapi transformasi digital pemerintahan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. (/mul)
Foto: Zaki/youtube BPSDM Kaltim


