
In House Training "Efisiensi Anggaran 2026: Bekerja Cerdas, Hidup Sederhana dan Tetap Bugar"
Samarinda- Dalam rangka penguatan nilai, sikap, dan etos kerja aparatur, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) “Efisiensi Anggaran 2026: Bekerja Cerdas, Hidup Sederhana dan tetap Bugar”. Senin (0




Samarinda-Dalam rangka penguatan nilai, sikap, dan etos kerja aparatur, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) “Efisiensi Anggaran 2026: Bekerja Cerdas, Hidup Sederhana dan tetap Bugar”. Senin (02/02/26)
Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup BPSDM Kaltim sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pada hari pertama IHT, peserta mendapatkan pembekalan materi dari Dr. H. Moh Jauhar Efendi, M.Si, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Kalimantan Timur. Dalam paparannya, Dr. Jauhar mengangkat tema “Jangan Hedon: Dari Gaya Hidup ke Budaya Kerja”, yang menyoroti pentingnya kesadaran aparatur dalam mengelola gaya hidup agar selaras dengan nilai-nilai ASN.
Ia menegaskan bahwa gaya hidup hedonis tidak hanya berdampak pada kehidupan pribadi, tetapi juga dapat memengaruhi integritas, kedisiplinan, serta kualitas kinerja aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Menurutnya, ASN harus mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat dengan menerapkan prinsip kesederhanaan, pengendalian diri, dan tanggung jawab moral.
Lebih lanjut, Dr. Jauhar menjelaskan bahwa transformasi dari gaya hidup ke budaya kerja harus dimulai dari perubahan pola pikir (mindset) dan sikap kerja. Budaya kerja yang kuat, disiplin, dan berorientasi pada hasil akan mendorong terciptanya aparatur yang produktif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan publik yang optimal.
Melalui kegiatan IHT ini, para peserta diajak untuk melakukan refleksi diri dan evaluasi terhadap kebiasaan kerja sehari-hari, sehingga mampu menginternalisasi nilai-nilai integritas, etos kerja, dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas. Kegiatan hari pertama IHT diharapkan menjadi fondasi awal dalam membentuk ASN BPSDM Kaltim yang berkarakter, berintegritas, dan siap mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di Provinsi Kalimantan Timur.


