
Dorong Layanan Publik Berkualitas, BPSDM Kaltim Selenggarakan Pelatihan Pelayanan Prima
Samarinda- “Pelayanan publik saat ini tidak lagi dipandang sebagai fungsi administratif semata, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.” Demikian disampaikan Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, saat membuka



Samarinda-“Pelayanan publik saat ini tidak lagi dipandang sebagai fungsi administratif semata, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.” Demikian disampaikan Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, saat membuka Pelatihan Pelayanan Prima Angkatan 1 dan 2 bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dilaksanakan secara daring, Senin (9/3/26).
Dalam sambutannya, Nina Dewi menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi salah satu indikator utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
“Oleh karena itu, aparatur sipil negara dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.” Ungkapnya.
Kepala BPSDM menjelaskan bahwa pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan keramahan dalam melayani, tetapi juga mencakup kompetensi teknis, sikap profesional, ketepatan, kecepatan, empati, serta kemampuan komunikasi yang efektif. ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan yang responsif, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Lebih lanjut, Nina Dewi menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta dalam memahami standar pelayanan serta membangun pola pikir service excellence dalam menjalankan tugas. Kepala BPSDM juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan penuh semangat serta memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan menyerap ilmu dari para narasumber.
“Jadikan pelatihan ini sebagai ruang pembelajaran untuk memperbaiki pola kerja, memperkuat integritas, dan meningkatkan kualitas kinerja pelayanan,” ujarnya.
Sementara itu, laporan panitia penyelenggara disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDM Kaltim, Roslindawaty, S.H., M.Si. menjelaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan pada 9–11 Maret 2026 secara daring dan diikuti 80 ASN dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat pemahaman mengenai konsep pelayanan prima, serta mengembangkan keterampilan komunikasi dan etika dalam pelayanan publik. Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas pelayanan publik di Provinsi Kalimantan Timur dapat terus meningkat.


