
Coaching for Growth Mindset, Bekal ASN Tetap TUmbuh di Tengah Efisiensi
Efisiensi bukan alasan untuk mengurangi kualitas kinerja dan pengembangan kompetensi ASN. Justru dalam situasi yang penuh tantangan, aparatur dituntut semakin kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk bertumbuh. Hal tersebut disampaikan Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP., saat membuka Sharing Session Episode ke-114 bertema “Tetap Tumbuh di Tengah Efisiensi: Coaching for Growth Mindset bagi ASN yang Adaptif, Tangguh, dan Berdampak”, Selasa (9/6/26), yang menghadirkan CEO dan Founder VSB Corporation, Muhammad Syauqi, sebagai narasumber.
Dalam arahannya, Nina Dewi menegaskan bahwa kebijakan efisiensi yang saat ini diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan sering kali dipahami sebagai keterbatasan. Padahal, efisiensi seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan menemukan cara-cara baru dalam menghasilkan kinerja yang lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Menurutnya, salah satu kunci menghadapi tantangan tersebut adalah dengan membangun growth mindset. Pola pikir bertumbuh akan mendorong ASN untuk terus mengembangkan kompetensi dan potensinya melalui pembelajaran, pengalaman, kolaborasi, serta kemauan untuk berubah. ASN yang memiliki growth mindset tidak mudah menyerah menghadapi perubahan, melainkan mampu melihat setiap tantangan sebagai peluang untuk berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih baik bagi organisasi maupun masyarakat.
Nina Dewi juga menekankan pentingnya pendekatan coaching sebagai metode pengembangan SDM yang efektif untuk membangun kesadaran diri, menggali potensi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta mendorong lahirnya solusi-solusi dari dalam diri individu maupun tim. Melalui coaching, ASN diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana tugas, tetapi juga pembelajar yang aktif, adaptif, dan mampu menciptakan dampak positif bagi organisasi serta masyarakat.
Kepala BPSDM Kaltim mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang belajar yang inspiratif melalui diskusi, berbagi pengalaman, dan praktik-praktik terbaik yang disampaikan narasumber. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat belajar sepanjang hayat, memperkuat kompetensi, serta membangun pola pikir bertumbuh sebagai bekal menghadapi dinamika birokrasi yang semakin kompleks. Dengan ASN yang terus berkembang, diharapkan pelayanan publik semakin berkualitas dan mampu mendukung pembangunan Kalimantan Timur yang maju, unggul, dan berkelanjutan.
Kegiatan Sharing Session Episode ke-114 dimoderatori oleh Novi Satria Jatmiko, S.T., M.M., Widyaiswara BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, dan diikuti oleh ASN serta peserta dari berbagai instansi yang antusias mengikuti rangkaian diskusi hingga akhir kegiatan. (/mul)
Dokumentasi: Andi/BPSDM Kaltim


