
Webinar ASN CORPU, Kepala BPSDM Kaltim Paparkan Inovasi Kaltim CorpU
Samarinda- Transformasi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis digital dan terintegrasi menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan “Webinar Sharing Session Best Practice Penerapan ASN Corporate University (ASN Corpu)” yang diselenggarakan oleh Pusat Pembelajara




Samarinda-Transformasi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis digital dan terintegrasi menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan “Webinar Sharing Session Best Practice Penerapan ASN Corporate University (ASN Corpu)” yang diselenggarakan oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) Lembaga Administrasi Negara (LAN). Pada forum tersebut, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra Nina Dewi memaparkan inovasi Kalimantan Timur Corporate University (Kaltim CorpU) sebagai strategi pengembangan SDM aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Rabu (13/05/26)
Dalam kegiatan tersebut, Dra Nina Dewi hadir bersama Kepala BKPSDM Kabupaten Bulungan Nurdiana, untuk berbagi praktik baik penerapan Corporate University dalam mendukung peningkatan kualitas SDM aparatur di daerah.
Pada pemaparannya, Nina Dewi menjelaskan bahwa Kaltim CorpU merupakan bagian dari visi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” yang bertujuan menciptakan ASN unggul, adaptif, dan berdaya saing. Menurutnya, pengembangan ASN harus dilakukan secara terintegrasi dan berbasis teknologi agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik di era digital.
Salah satu inovasi yang dikembangkan BPSDM Kaltim adalah Knowledge Integrated Solution System (KISS), yakni portal digital terintegrasi yang menghubungkan sistem pembelajaran, manajemen pengetahuan, dan informasi pelatihan ASN dalam satu platform.
“Kaltim CorpU hadir untuk memastikan seluruh ASN memiliki akses pengembangan kompetensi yang lebih luas, fleksibel, dan berkelanjutan,” ujar Nina Dewi.
Melalui penerapan budaya belajar, budaya pengetahuan, dan budaya kebijaksanaan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing berbasis teknologi informasi. (/mul)


