
Sterilisasi Hewan sebagai Investasi Kesehatan, BPSDM Kaltim Gaungkan One Health untuk ASN
Samarinda- antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan menjadi fokus utama dalam Sharing Session Episode 107 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur (BPSDM Kaltim), Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring



Samarinda-antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan menjadi fokus utama dalam Sharing Session Episode 107 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur (BPSDM Kaltim), Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai daerah di Indonesia serta masyarakat umum yang antusias memperdalam pemahaman tentang pendekatan One Health.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP yang menegaskan bahwa konsep One Health merupakan pendekatan kolaboratif lintas sektor yang harus diimplementasikan secara nyata. Nina Dewi menyampaikan bahwa tantangan kesehatan saat ini tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama dan kesadaran kolektif.
“Sterilisasi hewan bukan sekadar tindakan medis veteriner, tetapi langkah preventif jangka panjang dalam mengendalikan populasi, mencegah penyebaran zoonosis, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.
Kepala BPSDM juga menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak kebijakan dan agen edukasi di tengah masyarakat. Menurutnya, investasi terbaik dalam kesehatan publik terletak pada upaya pencegahan yang berkelanjutan dan terencana.
Hadir sebagai narasumber drh. Dyah Anggraini, M.Si, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Plh. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur, dengan moderator drh. Yulis Tanty, Medik Veteriner Ahli Muda Provinsi Kalimantan Timur.
Melalui forum ini, BPSDM Kaltim berharap terbangun komitmen bersama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat melalui kolaborasi manusia, hewan, dan lingkungan secara berkelanjutan.


