
Sharing Session Episode 118 Bahas Strategi Mengelola Memori ASN di Era Digital
Samarinda-Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur kembali menghadirkan ruang pembelajaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Sharing Session Episode 118 dengan tema “Otak, Catatan, Atau AI? Strategi Mengelola Memori ASN di Tempat Kerja Digital” yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting. Rabu (12/08/26)
Kegiatan ini mengangkat pentingnya kemampuan ASN dalam mengelola informasi di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks dan perkembangan teknologi digital. Mengadirkan narasumber Noko Achmad Supriyadi, S.THi, CCH, CI selaku Trainer Quantum Magic Memory, dengan moderator Fadil Hidayahtul Fajri, SP., Penata Layanan Operasional BPSDM Kaltim.
Melalui sesi tersebut, peserta diajak memahami cara mengelola memori, membangun sistem pencatatan yang efektif, serta memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam pekerjaan.
Kepala BPSDM Kaltim Dra Nina Dewi dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan ASN di era digital bukan hanya memperoleh informasi, tetapi bagaimana informasi tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara tepat dalam pelaksanaan tugas. Setiap hari ASN berhadapan dengan berbagai surat, data, regulasi, hasil rapat hingga tindak lanjut pekerjaan yang membutuhkan pengelolaan informasi secara baik.
Pemanfaatan AI, menurutnya Nina Dewi, dapat membantu ASN dalam merangkum informasi, menyusun catatan maupun mengingatkan pekerjaan. Namun, teknologi tersebut tetap harus ditempatkan sebagai alat bantu, bukan pengganti kemampuan berpikir, penalaran, integritas, dan pertimbangan profesional ASN.
Melalui Sharing Session ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan praktis yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga mampu bekerja lebih tepat, akuntabel, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
BPSDM Provinsi Kalimantan Timur akan terus menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan melalui Kalimantan Timur Corporate University sebagai bagian dari pengembangan ASN yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern. (/mul)
Dok: Andi/BPSDM


