
Langkah Awal Pengabdian ASN, Latsar CPNS Kota Balikpapan Angkatan 115 Ditutup
Samarinda- Komitmen membangun aparatur sipil negara yang berintegritas dan berdaya saing terus diperkuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III An

Samarinda-Komitmen membangun aparatur sipil negara yang berintegritas dan berdaya saing terus diperkuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Angkatan 115 Kota Balikpapan resmi ditutup pada Jumat (19/12/2025) di Samarinda, menandai kesiapan para peserta memasuki fase awal pengabdian sebagai ASN yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penutupan Latsar CPNS tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BPSDM Provinsi Kalimantan Timur dan BKPSDM Kota Balikpapan. Kegiatan ini dihadiri Kepala BKPSDM Kota Balikpapan Purnomo M beserta jajaran, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) BPSDM Provinsi Kaltim Rina Kusharyanti, Analis Pengembangan Kompetensi Ahli Muda BPSDM Provinsi Kaltim Tajuddin Noor, para widyaiswara, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta Latsar CPNS Angkatan 115.
Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Balikpapan, khususnya BKPSDM Kota Balikpapan, atas sinergi yang terus terjalin dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara. Pelatihan Dasar CPNS dinilai sebagai tahapan krusial dalam membentuk karakter ASN yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Pelatihan Dasar bukan sekadar pemenuhan persyaratan administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun nilai, etika, dan sikap sebagai abdi negara. Nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK harus diinternalisasi dan diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Lebih lanjut Nina Dewi sampaikan, ASN Kota Balikpapan dituntut untuk adaptif, responsif, serta mampu menjawab dinamika dan tantangan pembangunan daerah. ASN tidak hanya dituntut unggul secara teknis, tetapi juga memiliki empati, kepedulian, serta semangat melayani masyarakat.
Sebagai penutup, Kepala BPSDM Kaltim berpesan agar senantiasa menjaga integritas dan etika pelayanan, melayani masyarakat dengan ketulusan, terus meningkatkan kompetensi, membangun kolaborasi yang baik, serta menjaga nama baik instansi dan daerah.
“Penutupan pelatihan ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang pengabdian. Pengakuan sesungguhnya sebagai ASN akan datang dari masyarakat yang Anda layani,” ujarnya.
Diharapkan para alumni Latsar mampu mengimplementasikan ilmu, sikap, dan kompetensi yang telah diperoleh di unit kerja masing-masing serta menjadi ASN yang membanggakan Kota Balikpapan dan Provinsi Kalimantan Timur.


