
BPSDM Kaltim Terima Sertifikat Akreditasi A Program Pelatihan Teknis Kearsipan dari ANRI
Jakarta- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Program Pelatihan Teknis Kearsipan yang diselenggarakan BPSDM Kaltim resmi meraih Akreditasi A (Sangat Baik) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (


Jakarta-Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Program Pelatihan Teknis Kearsipan yang diselenggarakan BPSDM Kaltim resmi meraih Akreditasi A (Sangat Baik) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Sertifikat akreditasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala ANRI Dr. Mego Pinandito dan diterima oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur Dra. Nina Dewi pada kegiatan Penyerahan Sertifikat Akreditasi Kearsipan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Noerhadi, Gedung C ANRI, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/26).
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDM Kaltim Roslindawaty, Analis Pengembangan Kompetensi, serta pelaksana terkait di lingkungan BPSDM Provinsi Kalimantan Timur sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan mutu penyelenggaraan pelatihan kearsipan.
Capaian akreditasi ini ditetapkan melalui Keputusan Kepala ANRI Nomor 329 Tahun 2025 tentang Hasil Akreditasi Lembaga Penyelenggara Pelatihan Kearsipan. ANRI memberikan apresiasi atas komitmen BPSDM Kaltim dalam menjamin kualitas pelatihan teknis kearsipan yang memenuhi standar nasional.
Selain penyerahan sertifikat, kegiatan juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Instrumen Akreditasi dan Penjaminan Mutu Akreditasi Lembaga Penyelenggara Pelatihan Kearsipan (LP2K). Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman lembaga pelatihan terhadap instrumen akreditasi serta sistem penjaminan mutu guna meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas pengelolaan arsip.
Melalui capaian ini, BPSDM Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengembangan kompetensi ASN, khususnya di bidang kearsipan, demi mendukung tata kelola pemerintahan yang tertib arsip dan berdaya saing.
Foto: Wahyudi B


