
Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026
Samarinda-Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur Dra Nina Dewi M.AP menghadiri Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/7/26).
Upacara dipimpin Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji, sebagai inspektur upacara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh siswa SMK Kehutanan Samarinda, dilanjutkan pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Dalam amanat yang dibacakan Wakil Gubernur, Hari Anak Nasional ke-42 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Tema tersebut menegaskan bahwa setiap anak merupakan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, serta berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya. Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat juga diajak memperkuat Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) guna mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Usai upacara, para tamu undangan menyaksikan berbagai penampilan seni dan atraksi pelajar di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim. Peringatan HAN turut diramaikan dengan berbagai layanan publik dan kegiatan edukatif, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, edukasi literasi keuangan, pemeriksaan kesehatan jiwa anak, lomba mewarnai, sosialisasi bahaya narkoba, hingga pembagian telur rebus dan susu bagi anak-anak.
BPSDM Kaltim meyakini bahwa investasi terbaik dalam pembangunan sumber daya manusia dimulai dari terpenuhinya hak-hak anak.
Oleh karena itu, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (/mul)
Foto: Andi/BPSDM


