
Hadiri Konsultasi Publik, BPSDM Kaltim Dukung Perencanaan Pembangunan 2027
Samarinda- Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra Nina Dewi, M.AP menghadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, yang dilaksanakan secara luring dan daring. Selasa (31/




Samarinda-Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra Nina Dewi, M.AP menghadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, yang dilaksanakan secara luring dan daring. Selasa (31/3/26).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, DPRD, akademisi, hingga tokoh masyarakat sebagai bagian dari penyusunan perencanaan pembangunan yang partisipatif dan inklusif.
Kepala Bappeda Kaltim, Muhaimin, menegaskan konsultasi publik merupakan tahapan penting dalam menyerap aspirasi para pemangku kepentingan. “Forum ini bertujuan menghimpun saran, masukan, dan gagasan untuk menyempurnakan RKPD 2027,” ujarnya.
Muhaimin menjelaskan, penyusunan RKPD melalui beberapa tahapan, mulai dari perencanaan awal, rancangan Musrenbang, rancangan akhir, hingga penetapan. Setelah konsultasi publik, proses akan dilanjutkan dengan penajaman program dan kegiatan dalam Renja perangkat daerah melalui Forum Lintas Perangkat Daerah.
Gubernur Harum, menekankan pentingnya forum ini sebagai momentum memastikan arah pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. “Kita ingin kebijakan yang dihasilkan berdampak langsung dan adil bagi masyarakat,” tegasnya.
Dan juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kaltim tahun 2025, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 4,53 persen yang tetap positif di tengah tekanan global. Namun, masih terdapat tantangan seperti angka kemiskinan 5,17 persen, tingkat pengangguran 5,18 persen, serta prevalensi stunting 22,2 persen.
Menurutnya, data tersebut menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, dan perluasan lapangan kerja.
Melalui forum ini, diharapkan arah pembangunan Kaltim tahun 2027 semakin matang, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


