Berita Kab/Kota Berita Umum

BPSDM Kaltim Angkat Peran Perempuan Inspiratif Dalam Sharing Session Episode 103

Samarinda-Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur kembali menyelenggarakan Sharing Session Episode ke-103 secara daring, Selasa (23/12/25). Mengangkat tema “Perempuan Hebat di Panggung Dunia, Ibu Hebat di Rumah”, kegiatan ini menjadi ruang inspiratif dalam memperkuat peran strategis perempuan di ranah profesional dan keluarga.

Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perempuan memiliki kapasitas dan peluang yang sama untuk berkiprah di tingkat global, sekaligus memegang peran penting dalam keluarga sebagai pendidik pertama dan fondasi pembentukan karakter generasi masa depan.

Sharing Session kali ini menghadirkan Dr. Sastia Prama Putri, Profesor Madya Universitas Osaka, Jepang, sebagai narasumber. Kehadiran akademisi perempuan Indonesia yang berkiprah di kancah internasional tersebut menjadi bukti nyata bahwa perempuan Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di panggung dunia tanpa meninggalkan nilai-nilai keluarga dan peran keibuan.

Nina Dewi menegaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pengelolaan peran ganda perempuan antara karier profesional dan kehidupan keluarga, sekaligus mengidentifikasi strategi ketahanan diri, manajemen waktu, serta pengembangan karier, khususnya bagi perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, perjalanan karier internasional Dr. Sastia diharapkan dapat menjadi sumber motivasi bagi ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri.

Webinar yang dimoderatori oleh Inni Indarpuri, S.Hut., M.Si, Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Setda Provinsi Kalimantan Timur, ini diikuti oleh ASN Pemprov Kaltim, ASN dari berbagai daerah di Indonesia, serta masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi dan interaksi aktif sepanjang kegiatan.

Melalui Sharing Session ini, BPSDM Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing, serta mendorong terciptanya perempuan-perempuan hebat Indonesia di berbagai bidang kehidupan.